VC Pengampuan FKUI Departemen Rehabilitasi Medik – “Medical Rehabilitation For Respiratory Disturbances”

Jumat, 21 Februari 2014, Departemen Rehabilitasi Medik, Fakultas Kedokteran, Universitas Indonesia yang mengkhususkan diri dalam pelayanan masyarakat sejak bayi, anak, remaja, dewasa sampai usia tua, yang memerlukan asuhan rehabilitasi medis, ikut melaksanakan kegiatan perkuliahan jarak jauh melalui fasilitas video conference yang dapat menjembatani perbedaan lokasi antara tenaga pendidik dan mahasiswa. Kegiatan ini bertempat di  Ruang Video Conference GDLN, UI Salemba dengan tema “Medical Rehabilitation For Respiratory Disturbances” dengan narasumber dr. Tresia Fransiska, SpKFR dari Departemen Rehabilitasi Medik, Universitas Indonesia.

Dalam paparannya, narasumber menjelaskan mengenai rehabilitasi paru-paru dimana hal ini diintegrasikan ke dalam perawatan individual pasien, rehabilitasi paru dirancang untuk  mengurangi gejala, mengoptimalkan status fungsional, peningkatan partisipasi, mengurangi biaya perawatan kesehatan melalui stabilizing dan membalikkan manifestasi sistemik penyakit. Pasien yang harus menjalani rehabilitasi paru-paru adalah pasien yang mengalami penyakit obstruktif seperti COPD, Persisten Asthma, Bronchiectasis, Cystic fibrosis dan Bronchiolitis obliterans dan penyakit restriktif seperti penyakit interstisial fibrosis kerja atau penyakit paru-paru lingkungan, sarkoidosis, dan chest wall diseases (kyphoscoliosis dan ankylosing spondylitis), penyakit neuromuskular seperti arkinson’s diseases, postpolio syndrome, amyotrophic lateral sclerosis, diaphragmatic disfunction, multiple sclerosis dan posttuberculosis syndrome.

Beberapa penyakit lainnya yang harus diberi perawatan rehabilitasi paru-paru seperti kanker paru-paru, hipertensi pulmonal primer, sebelum dan sesudah dinding dada dan operasi perut, sebelum dan setelah transplantasi paru-paru, sebelum dan sesudah operasi pengurangan volume paru-paru, ketergantungan ventilator, pasien pediatrik dengan penyakit paru dan penyakit pernapasan yang berhubungan dengan obesitas.

Dalam pelaksanaan perkuliahan jarak jauh, narasumber tetap mengadakan sesi tanya jawab dengan harapan mahasiswa akan mengerti materi yang kurang jelas dan tetap berperan aktif di dalam kegiatan ini.

You may also like...