Studium General VC Fakultas Kedokteran UI “Enlightening Hope Towards Recovery in Schizophrenia”

Jumat, 6 Desember 2013, Fakultas Kedokteran UI Salemba kembali mengadakan Studium General Video Conference dengan tema “Enlightening Hope Towards Recovery in Schizophrenia”. Kegiatan ini bertempat di Ruang Video Conference GDLN, UI Salemba dengan peserta kegiatan yang berasal dari Mahasiswa Universitas Indonesia dan Universitas Tanjungpura.

Perkuliahan disampaikan oleh  Dr. AAA. Agung Kusumawardhani, SpKJ(K)  dari Departemen Psikiatri RS. Cipto Mangunkusumo yang membahas tentang schizophrenia dan cara pemulihannya. Schizophrenia adalah suatu kondisi kesehatan mental jangka panjang yang menyebabkan berbagai gejala psikologis yang berbeda, termasuk halusinasi (mendengar atau melihat hal-hal yang tidak ada), delusi (keyakinan yang tidak biasa yang tidak didasarkan pada kenyataan yang sering bertentangan dengan bukti), pikiran kacau yang disebabkan halusinasi atau delusi dan perubahan perilaku.

Dr. AAA. Agung Kusumawardhani, SpKJ(K)

Penyebab pasti schizophrenia tidak diketahui. Namun, kebanyakan ahli percaya kondisi ini disebabkan oleh kombinasi faktor genetik dan lingkungan. Hal lain yang dapat memicu schizophrenia yaitu faktor stress dan penyalahgunaan obat-obatan.

Perubahan dalam pemikiran dan perilaku adalah tanda-tanda yang paling jelas dari schizophrenia, namun ada juga yang  mengalami gejala dengan cara yang berbeda. Gejala-gejala schizophrenia biasanya diklasifikasikan ke dalam dua kategori, yaitu gejala positif atau negatif. Gejala positif mewakili perubahan perilaku atau pikiran, seperti halusinasi atau delusi sedangkan gejala negatif mewakili berkurangnya fungsi yang biasanya terjadi pada orang normal, misalnya, orang dengan schizophrenia sering muncul tanpa emosi, datar dan apatis.

Schizophrenia biasanya diobati dengan kombinasi obat dan terapi yang tepat untuk masing-masing individu. Dalam kebanyakan kasus digunakan obat antipsikotik dan terapi perilaku kognitif (CBT). Orang yang mengidap schizophrenia biasanya akan menerima bantuan dari komunitas tim kesehatan mental (CMHT) yang akan menawarkan bantuan dan pengobatan. Banyak orang yang sembuh dari schizophrenia, meskipun mereka mungkin memiliki masa dimana gejala schizophrenia kembali muncul. Namun dukungan dan pengobatan dapat membantu mengurangi dampak dari kondisi tersebut.

Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan perkuliahan berlangsung karena setiap mahasiswa dari universitas peserta diberikan kesempatan untuk bertanya atau meyampaikan pendapat kepada narasumber. Semoga dengan sistem perkuliahan ini dapat membantu tercapainya sistem pembelajaran berbasis ICT yang efektif dan efisien.

You may also like...