APO e-Learning Course on Knowledge Management for Public Sector Productivity

Asian Productivity Organization (APO) sebagai organisasi antarpemerintah yang berkontribusi pada sosial ekonomi Asia dan Pasifik kembali mengadakan e-learning course dengan tema “E-Learning Course on Knowledge Management for Public Sector Productivity” pada tanggal 15-18 Juli 2013 yang diadakan dengan teknologi videoconferencing. Kegiatan kali ini diikuti oleh negara-negara Asia seperti Indonesia, Fiji, Malaysia. SIngapura dan Thailand. Di Indonesia, kegiatan ini difasilitasi oleh Global Development Learning Network,  Universitas Indonesia, Kampus UI Salemba yang bekerja sama dengan Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Peserta yang hadir pada kegiatan ini terdiri dari profesional yang terlibat dalam konsultasi sektor publik, National Partnership Office (NPO) Staf dan praktisi knowledge management di sektor publik.

Knowledge management adalah pendekatan terpadu untuk menciptakan, berbagi dan menerapkan pengetahuan untuk meningkatkan produktivitas, profitabilitas dan pertumbuhan organisasi. Dalam ekonomi global saat ini, setiap organisasi berusaha untuk mengefisiensikan dan mengefektifkan tujuan mereka melalui peningkatan produktivitas dan kualitas.

APO e-Learning Course on Knowledge Management for Public Sector Productivity

Moderator : Mr. Idham (Tokyo)

Narasumber : Ms. Ida Yassin (Malaysia) dan Mr. Praba Nair

Narasumber : Ms. Ida Yassin (Malaysia) dan Mr. Praba Nair (Singapura)

Penerapan knowledge management telah diakui oleh pemerintah sebagai sumber daya strategis dalam sektor publik. Beberapa tantangan umum yang mempengaruhi sektor publik yaitu meningkatkan efisiensi dan akuntabilitas di semua lembaga publik, meningkatkan kerjasama dan kemitraan strategis dengan para pemangku kepentingan dan meningkatkan keunggulan operasional.

Tujuannya dari penyelenggaraan kegiatan ini adalah untuk melatih pemahaman tentang metode, framework, dan penerapan knowledge management secara umum maupun secara khusus (APO knowledge management) serta mengidentifikasi praktek-praktek knowledge management yang dapat diaplikasikan di sektor publik negara peserta.

You may also like...