Ketika Psikologi dan Komputer Berjumpa

Ilmu psikologi dan ilmu komputer. Satu mempelajari manusia, lainnya mempelajari komputer. Meskipun berbeda 180 derajat, ternyata kedua ilmu tersebut bisa berkolaborasi dan menghasilkan penelitian menarik tentang perilaku manusia di dunia maya, seperti yang dilakukan Winter Mason, Ph.D dan disajikan dalam kuliah umum berjudul “Understanding Social Dynamics through Online Behavior” pada 1 Juli 2013 di Fakultas Psikologi UI.

Winter Mason, asisten profesor di School of Technology Management, membuka paparannya dengan menyajikan hasil-hasil penelitian dalam bidang computational psychology. Salah satu yang menarik, jika seseorang yang baru kehilangan pekerjaan, berkomunikasi dengan orang terdekatnya melalui situs Facebook, akan bisa mengurangi stres yang dialaminya, merasakan dukungan sosial dan meningkatkan kemungkinan untuk mendapatkan kerja lagi.

“Hasil-hasil penelitian dalam dunia maya, akan lebih mudah dengan bantuan teknologi komputer,” ujarnya. Menurut Mason, yang merupakan lulusan di bidang psikologi sosial dan ilmu kognitif, teknologi mampu mengolah dan mendapatkan data yang tidak mungkin dilakukan secara tradisional. Metode-metode yang bisa digunakan seperti data mining, crowdsourcing, dan metode campuran.

Di akhir paparan, peneliti yang pernah melakukan studi di Yahoo! ini, mengemukakan peluang-peluang serta kendala-kendala yang ditemuinya. Kendala yang muncul seperti keterbatasan mendapatkan partisipan dari daerah pedesaan yang tidak memiliki akses komputer dan internet, atau populasi khusus lainnya, seperti partisipan dengan autisme. Sedangkan peluangnya adalah didapatnya data perilaku online yang dianggap mencerminkan perilaku dalam kehidupan nyata.

Acara kuliah umum pun ditutup dengan tanya jawab antara peserta-peserta yang antusias dengan pembicara.

Rekaman kuliah umum ini bisa disaksikan di:

You may also like...