APO E-Learning Course on GLOBALGAP Standard for Greater Market Access

Negara-negara Asia menghasilkan berbagai macam produk pangan pertanian yang memiliki potensi besar dalam pasar pangan global seperti Jerman dan Uni Eropa. Namun, produk dari negara-negara berkembang ini tidak dapat menembus pasar karena faktor lingkungan, kesehatan, keselamatan, dan kebersihan yang berhubungan dengan sistem produksi saat ini.

Asian Productivity Organization (APO) sebagai organisasi antarpemerintah yang berkontribusi pada sosial ekonomi Asia dan Pasifik melalui peningkatan produktivitas mengadakan e-learning course untuk mengintensifkan gerakan produktivitas dan memperluas jangkauannya dengan memanfaatkan platform teknologi informasi yang efektif. Salah satunya yaitu e-learning course dengan tema “E-Learning Course on GLOBALGAP Standard for Greater Market Access” pada tanggal 18-20 Juni 2013 yang diadakan dengan teknologi videoconferencing yang mengikutsertakan negara-negara Asia seperti Indonesia, Kamboja, Fiji, Filipina dan Vietnam. Di Indonesia, kegiatan ini difasilitasi oleh Global Development Learning Network, Universitas Indonesia, Kampus UI Salemba yang bekerja sama dengan Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi dan Kementrian Pertanian. Peserta yang hadir pada kegiatan ini terdiri dari pejabat pemerintah, manajer perusahaan swasta, peneliti, penyuluh pertanian, dan petugas dari standar dan lembaga sertifikasi.

Moderator Acara APO E-Learning Course : Dr. Saeed dan Mr. Endo

Moderator APO E-Learning Course : Dr. Saeed dan Mr. Endo

Narasumber APO E-Learning Course : Mrs. Norma Othman (Malaysia), Mr. Chan Seng Kit (Malaysia), Dr. Christopher Walsh (USA), Mr. Yasuaki Takeda (Jepang)

Narasumber APO E-Learning Course : Mrs. Norma Othman (Malaysia), Mr. Chan Seng Kit (Malaysia), Dr. Christopher Walsh (USA), Mr. Yasuaki Takeda (Jepang)

Tujuannya dari penyelenggaraan kegiatan ini adalah untuk  mempelajari perkembangan GAP serta standar implementasi dan sertifikasi GLOBALGAP melalui kontak langsung dengan contoh-contoh sukses pada negara Eropa dan mengidentifikasi praktek-praktek terbaik GLOBALGAP yang dapat diaplikasikan di negara-negara Asia-Pasifik.

GLOBALGAP (sebelumnya dikenal sebagai EUREPGAP) adalah satu standar terpadu yang telah menjadi acuan utama untuk GAP di pasar global. GLOBALGAP adalah sistem manajemen yang digunakan secara internasional untuk GAP (Good Agricultural Productivity). Standar GLOBALGAP terutama dirancang untuk meyakinkan konsumen tentang bagaimana makanan diproduksi di pertanian dengan meminimalkan dampak lingkungan yang merugikan dari kegiatan pertanian, mengurangi penggunaan input kimia, dan memastikan kesehatan dan keselamatan serta kesejahteraan pekerja.

You may also like...